9 Kesalahan Kecil dalam
Penerjemahan yang Menyebabkan Masalah Besar
Hal yang terpenting dalam
sebuah penerjemahan adalah kejelasan makna. Pekerjaan sebagai penerjemah adalah
bukan hal yang mudah. Berikut adalah beberapa contoh kasus dari sedikit
kesalahan dalam terjemahan yag menyebabkan masalah besar:
1. Tujuh puluh
satu juta dolar
Pada tahun 1980, Ramirez dibawa ke rumah sakit di Florida dalam keadaan
koma. Keluarga Ramirez yang hanya bisa berbicara dalam bahasa Spanyol mencoba
mendiskripsikan keadaan Ramirez kepada paramedis. Sayangnya, seorang staf
penerjemah bilingual melakukan kesalahan dalam menerjemahkan kata “intoxicado”
yang berarti keracunan dengan “intoxicated” yang berarti mabuk atau overdosis.
Dokter kemudian memberikan perawatan layaknya penderita overdosis, walaupun
pada kenyataannya Ramirez menderita pendarahan dalam otak. Kesalahan tersebut
menyebabkan keluarga Ramirez harus menanggung biaya malpraktik sebesar 71 juta
dollar.
2. Nafsu anda pada
masa depan
Ketika Presiden Carter melakukan kunjungan ke Polandia, negara
mempekerjakan seorang penerjemah Rusia yang tahu bahasa Polandia. Namun,
kesalahan penerjemahan terjadi ketika Carter mengucapkan “ketika saya
meninggalkan Amerika” diterjemahkan menjadi “ketika saya ditinggalkan Amerika.”
Kesalahan lain terjadi ketika Carter mengucapkan “keinginan anda pada masa
depan”, ditrjemahkan menjadi “nafsu anda pada masa depan.”
3. Kami akan
mengubur anda
Perdana Menteri Soviet yang menyatakan “kami akan hidup lebih lama dari
anda” atau “kami akan hidup untuk melihat anda terkubur” dalam pidatonya pada
puncak perang dingin antara Soviet dan AS, diterjemahkan menjadi “kami akan
mengubur anda” telah membuat ketegangan antara Soviet dan AS meningkat. AS
menjadi ketakutan akan serangan nuklir dari Soviet akibat kesalahan
penerjemahan tersebut.
4. Tidak melakukan apa-apa
Bank HSBC pada tahun 2009 melakukan kampanye pergantian nama (rebranding)
sebesar 10 juta dolar. Hal ini dikarenakan slogan mereka “anggap bukan apa-apa”
diterjemahkan menjadi “tidak melakukan apa-apa” di beberapa negara.
5. Kekacauan pasar
Dolar Amerika turun setelah menyebarnya kesalahan penerjemahan dalam artikel
dari Guan Xiangdong dari China News
Service. Artikel asli yang sebenarnya hanyalah gambaran spekulatif dari laporan
keuangan, namun ditermejahkan menjadi otoritatif dan nyata.
6. Apa yang di kepala Musa?
St Jerome mempelajari bahasa Ibrani dan berusaha menerjemahkan Perjanjian
Lama dalam bahasa Ibrani menjadi bahasa Latin. Kesalahan terjadi ketika
menerjemahkan “karan” atau “cahaya” menjadi “keren” atau “tanduk”. Kesalahan
penerjemahan tersebut terus dipakai oleh ratusan penerjemahan berikutnya dan
menjadi kesalahan yang sangat terkenal. Karena adanya kesalahan tersebut
muncullah patung Musa yang bertanduk yang menjadi gambaran aneh bagi orang
Yahudi.
7. Cokelat untuk dia
Sebuah perusahaan cokelat yang berusaha untuk mendorong orang di Jepang
untuk merayakan Valentine. Namun karena kesalahpahaman penerjemahan,
orang-orang memahami bahwa wanita harus memberikan cokelat pada pria yang
disayangi pada hari libur di tanggal 14 Februari. Sedangkan pria akan
membalasnya pada tnggal 14 Maret.
8. Kamu harus
melawan Sheng Long (Sheng panjang)
Salah satu karakter yang ada dalam permainan Street Fighter II mengatakan, “jika
kamu tidak bisa mengatasi pukulan Rising Dragon, maka kamu tidak bisa menang”. Kesalahan
penerjemahan yang terjadi pada frasa “Rising Dragon” yang diterjemahkan menjadi
“Sheng Long” memunculkan asumsi bahwa terdapat karakter baru dalam game
tersebut. Para pemain permainan ini gila-gilaan mencari karakter tersebut,
namun tidak pernah ditemukan. Hal itu hanya membuang-buang waktu.
9. Masalah di Waitangi
Pemerintah Inggris dan Kepala suku Maori melakukan penandatanganan
perjanjian dalam bahasa yang berbeda. Dalam bahasa inggris, perjanjian itu
menyebutkan bahwa suku Maori menyerahkan hak dan kekuasaan kedaulatannya tanpa
syarat kepada Ratu Inggris. Sedangkan pada perjanjian yang ditandatangani
kepala suku Maori menyebutkan bahwa mereka tidak menyerahkan kedulatan, tetapi
pemerintahan. Mereka pikir mereka mndapatkan sistem hukum yang legal, tetapi
tetap berhak untuk memerintah sendiri. Sampai saat ini perjanjian tersebut
masih dipelajari lebih lanjut.
source: http://mentalfloss.com/article/48795/9-little-translation-mistakes-caused-big-problems
Bahasa dan Gaya Bahasa - Penerjemahan
Jika anda bekerja sebagai jurnalis yang dihadapkan pada masyarakat yang
menggunakan berbagai macam bahasa, maka anda mungkin harus bekerja dengan
menggunakan lebih dari satu bahasa. Hal itu memungkinkan anda untuk menerjemahkan
satu teks dari bahasa tertentu menjadi bahasa yang lain. Menerjemahkan tidak
akan menjadi sulit apabila anda menguasai kedua bahasa tersebut dan mengikuti beberapa
aturan sederhana. Bahasa yang akan anda terjemahkan adalah bahasa sumber,
sedangkan bahasa hasil terjemahan adalah bahasa sasaran.
Prinsip penerjemahan
Prinsip dari penerjemahan adalah menyampaikan makna dari suatu bahasa dalam
bahasa yang lain, bukan menerjemahkan dengan kata per kata. Ini dikarenakan
setiap bahasa memiliki tata bahasa dan susunan kata yang berbeda, bahkan
terdapat beberapa kata dalam suatu bahasa yang tidak memiliki persamaan dalam
bahasa yang lainnya.
Langkah sederhana dalam menerjemahkan:
- Baca seluruh cerita hingga akhir dan pahami isi ceritanya. Anda tidak dapat
menerjemhkan cerita tersebut apabila anda tidak memahami isi ceritanya. Jika ada
beberapa kata dan frasa yang tidak anda ketahui maknanya, maka anda harus
mencari tahu maknanya terlebih dahulu.
- Buatlah rancangan (draft) terjemahan pertama. Cobalah menerjemahkan seluruh
makna yang ada dalam cerita, jangan menerjemahkan dengan kata per kata.
- Mulailah memperbaiki atau memoles rancangan (draft) penerjemahan yang telah
anda buat. Jangan merubah makna dari cerita aslinya. Pastikan bahwa terjemahan
anda dapat dipahami dengan mudah dalam bahasa sasaran.
- Bandingkan hasil terjemahan anda dengan sumber aslinya untuk memastikan bahwa
anda menerjemahkan secara akurat. Anda dapat membuat penyesuaian rincian
kata-kata dan frasa dalam langkah ini.
Padanan yang salah
Kita harus berhati-hati dengan kata-kata yang kita sebut dengan false
friend (padanan yang salah). Ini merupakan kata-kata yang biasanya kita
pertahankan bentuknya dari bahasa sumber, karena tidak tahu padanan kata atau
frase yang benar. Kadang jika kita menemui kata dalam bahasa sumber yang tidak
ada padananya dalam bahasa sasaran, kita bisa menggunakan frase. Namun jika
menghadapi masalah seperti ini, sebaiknya anda bertanya kepada ahlinya atau
rekan kerja untuk menentukan terjemahan yang benar.
Kamus
Kita tidak dapat melakukan penerjemahan terhadap kata yang berdiri sendiri
(isolated). Hal ini karena kita dapat mengetahui makna dalam bahasa sumber
tergantung penngunaannya dalam setiap konteks, sehingga anda harus melakukan
penerjemahan secara konstektual. Kamus yang baik adalah kamus yang
mendefinisikan kata dalam berbagai situasi. Jika anda memiliki kesulitan dalam
menerjemahkan sehingga terjemahan anda terlihat aneh, sebaiknya mintalah saran kepada
rekan anda untuk menghindari hasil terjemahan yang konyol. Karena anda mungkin
tidak tahu penggunaan setiap kata terutama penggunaan bahasa gaul yang tidak
ada di kamus.
Gaya penulisan
- Anda cukup memahami bahasa target dengan baik untuk mengetahui apakah
terjemahan anda benar atau tidak.
- Anda tidak perlu mengikuti susunan kata dalam tata bahasa yang ada dalam
bahasa sumber, kecuali apabila maknanya sama dengan bahasa target.
- Anda tidak harus menggunakan semua kata yang ada dalam teks bahasa sumber
apabila dengan penggunaan bahasa target anda sudah cukup untuk memahami makna
teks tersebut.
- Jangan takut menggunakan kata-kata yang lebih dalam terjemahan anda daripada
dalam bahasa sumbernya.
Beberapa masalah lain dalam penerjemahan antara lain:
Linking Words(kata penghubung)
Kata-kata seperti “meskipun, tapi, bahkan, dll” penting karena mereka
digunakan untuk menunjukaan hubungan antar klausa dalam kalimat. Jika terdapat
kesalahan dalam penerjemahannya maka akan mempengaruhi makna dalam kalimat
tersebut.
Kata Kerja
Misalnya untuk arti pada kata “can, may, must, dan should”. Jika kita merasa
tidak yakin, sebaiknya hindari penggunaan kata-kata tersebut secara bersamaan
dan ungkapkan dengan kata yang berbeda.
Ketelitian
Beberapa bahasa lebih teliti dari yang lain dalam hal-hal tertentu.
Misalnya, di Papua Nugini mempunyai 10 macam istilah untuk mendeskripsikan
beraneka kentang manis.
Keambiguan.
Kadang-kadang makna yang tepat dalam bahasa sumber ambigu pada bahasa
sasaran, dalam hal ini anda harus waspada.
Nama dan Gelar
Ada dua cara orang menggunakan nama ( atau judul ). Yang pertama adalah
untuk mengidentifikasi tempat atau orang, yang kedua adalah untuk menjelaskan
fungsi mereka.
Terjemahan selama pengumpulan berita
Pekerjaan anda mungkin mengharuskan anda untuk melakukan wawancara pada
satu bahasa dan kemudian menulisnya ke dalam bahasa lain. Cara terbaik adalah melakukan
wawancara pada penduduk dengan bahasa asli mereka dan membuat catatan. Anda
kemudian dapat menerjemahkan hasil wawancara anda ke dalam bahasa Inggris
ketika anda menulisnya. Anda dapat memeriksa cerita anda kembali dengan mereka
dalam bahasa lokal untuk memastikan bahwa anda memiliki fakta-fakta yang benar.
Apabila anda mahir pada masing-masing bahasa tersebut, anda bisa
mendengarkan bahasa lokal mereka sambil membuat catatan dalam bahasa Inggris.
Tapi ingat, dalam menerjemahkan anda juga harus konsentrasi pada apa yang
dikatakan warga untuk mengantisipasi jika mereka memproduksi kesalahan.
Mintalah kepada warga untuk berbicara dengan pelan sehingga kamu bisa
mencatatatnya, dan periksa kembali dengan menerjemahkan catatanmu kepada warga
dalam bahasa lokal mereka. Wartawan radio dan televisi dapat mengatasi masalah
ini dengan menggunakan tape recorder mereka, tetapi wartawan surat kabar
mungkin juga membutuhkan tape recorder dalam situasi seperti itu . Sebaiknya
anda tetap membuat catatan , tetapi tape recorder juga berguna pada saat yang
sama sehingga anda dapat memeriksa kemudian memastikan apakah anda membuat
terjemahan yang benar selama wawancara.